Alasan Jerman Menjadi Negara Uni Eropa Maju

 

Jerman adalah negara dengan ekonomi terbesar yang ada di Eropa, dan juga negara PDB terbesar keempat yang ada di dunia, dan pendapatan nasional bruto mereka terbesar kelima di dunia tahun 2008. Sejak era industrialisasi dan juga kapitalisme industri, negara ini menjadi negara yang berhasil menjadi motor, dan pengelolaan ekonomi. Jerman adalah negara eksportir terbesar kedua dunia, sejak tahun 2011 dengan nilai 1,409 triliun dolar AS.

Jerman sendiri merupakan negara yang paling padat penduduknya di kawasan Uni Eropa, memiliki salah satu perekonomian terbesar yang ada di dunia dan memiliki peran yang sangat penting bagi dunia internasional yang terus bertumbuh sejak reunifikasi. Negara ini akhirnya didaulat sebagai negara terbaik di dunia.

Alasan Jerman Menjadi Negara Uni Eropa Maju

Berdasarkan dengan laporan World Economic Forum (WEF) di Davos, Switzerland, negara Jerman adalah sebuah negara yang telah berhasil mengalahkan 59 negara lainnya sebagai salah satu negara terbaik yang ada di dunia. Jerman sendiri menduduki peringkat pertama setelah berhasil memperoleh skor tertinggi yang ada berhasil dihitung berdasarkan dengan beberapa kategori yaitu adventure, kewarganegaraan, pengaruh kebudayaan, peninggalan sejarah, perpindahan, keterbukaan bisnis, kekuatan dan juga kualitas hidup.

Kekalahan dalam dua perang dunia yang terjadi apda abad ke-20 membuat negara ini kemudian terbagi, dan reunifikasi terjadi pada tahun 1990 setelah runtuhnya negara komunis Jerman Timur. Jerman adalah negara dengan demokrasi parlementer. Di samping itu, Jerman menganut ekonomi dalam pasar sosial, yaitu kapitalisme pasar terbuka yang juga membawa sebuah jaminan pelayanan sosial tertentu.

Ekonomi Jerman juga merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Tidak hanya itu saja, Sektor jasa yang meliputi telekomunikasi, perawatan kesehatan serta pariwisata, memiliki kontribusi yang cukup besar untuk perekonomiannya dari negara tersebut. Tidak hanya itu, industri dan pertanian merupakan salah satu dari sektor ekonomi penting yang lainnya. Jerman juga memiliki tenaga kerja yang sangat terampil dan juga makmur. Berikut ini adalah beberapa faktor yang membuat negara Jerman menjadi negara paling disegani di kawasan Uni Eropa.

Pendapatan Perkapita

Pendapatan perkapita dari masyarakat jerman sendiri di ketahui yaitu Rp 521.070.725/tahun atau setara dengan Rp 43 juta untuk bulannya. Hal ini menjadikan jerman sebagai salah satu Negara dengan pendapatan perkapita terbesar ke-4 yang ada di dunia.

Sains dan Teknologi

Pencapaian negara Jerman di dalam bidang sains mempunyai sebuah pengaruh signifikan bagi perkembangan dunia. Penghargaan Nobel telah banyak diberikan pada 103 orang Jerman. Para peneliti Jerman juga telah banyak mendapatkan Nobel di bidang sains, di antaranya di dalam bidang : Fisika, Kimia, dan fisiologi atau pun juga kedokteran.

Jerman juga menjadi salah satu negara yang ada dari berbagai penemu dan juga insinyur, seperti Johannes Gutenberg (penemu mesin cetak), dan Konrad Zuse penemu komputer digital otomatis pertama. Jerman juga kampung halaman dari berbagai ilmuwan paling terkenal di dunia salah satunya adalah Albert Einstein.

Transportasi

Dengan posisinya yang berada di tengah-tengah Eropa, Jerman merupakan penghubung dari transportasi. Hal ini dapat dilihat dari jaringan transportasinya yang begitu rumit dan juga sangat modern. Jaringan jalan tol disana juga merupakan tol terpanjang ketiga di dunia dan juga terkenal karena tidak memiliki batas kecepatan. Jerman juga mempunyai sebuah jalur kereta api cepat. Jaringan Inter City Express atau ICE yang melayani rute kota-kota besar di Jerman beserta destinasi lainnya yang ada di negara-negara tetangga dengan kecepatan yaitu sampai 300 km/jam.

Sektor Ekonomi

Sebelumnya di atas sudah kita bahas bahwa negara Jerman adalah Negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat yang ada di eropa. Sektor jasa berkontribusi di ketahui sekitar 71% total PDB, industri 28%, dan pertanian 1%.

Tingkat Pengangguran

Jerman salah satu negara yang mempunyai tingkat pengangguran yang cukup rendah, rata-rata negara ini pada data (Mei 2012) sekitar 6,7%. Tingkat pengangguran resmi di negara ini juga memasukkan orang-orang yang bekerja paruh-waktu yang sedang mencari pekerjaan penuh (full-time job). Tingkat pengangguran rata-rata tidak resmi negara ini yaitu sekitar 5.7% tahun 2011.

Pendidikan

Lebih dari 99% penduduk Jerman dari usia 15 tahun ke atas bisa membaca dan juga dapat menulis. Pendidikan tingkat taman kanak-kanak disana sudah tersedia untuk semua anak umur 3-6 tahun, tapi hal tersebut memang tidak wajib.

Setelah itu, anak akan mendapatkan pendidikan wajib yaitu paling minimal 9 tahun. Lama pendidikan dasar di negara ini yaitu berkisar 4-6 tahun. Berikutnya, pendidikan menengah akan tersedia dalam 3 macam: Gymnasium untuk mereka yang ingin mempersiapkan siswa menuju universitas, Realschule, dan juga Hauptschule untuk siswa sekolah kejuruan.

Universitas-universitas yang terdapat di Jerman dikenal internasional, dengan 6 universitasnya yang masuk ke dalam 100 universitas besar di dunia. Kebanyakan universitas yang ada di Jerman adalah universitas negeri, dengan uang kuliahnya yaitu hanya sekitar Rp 951.000 per semester. Maka, pendidikan menjadi sangat terjangkau bagi hampir semua penduduk yang ada di Jerman.

Memiliki kualitas pendidikan yang diakui dunia

Berdasarkan dengan data, pada saat ini di Jerman terdapat lebih dari 390 universitas negeri yang juga telah diakui oleh dunia dan tersebar di lebih dari 170 tempat di Jerman. Kualitas pendidikan yang ada di Jerman tentunya tidak perlu dipertanyakan lagi, karena sebagaimana dengan yang kita telah ketahui Jerman merupakan sebuah rumah dari penemu, penyair, dan juga pemikir ternama yang ada di dunia.

Daftar tersebut juga tentunya masih belum lengkap karena secara keseluruhan ternyata ada 68 peraih hadiah Nobel dari Jerman yang ada di bidang ini. Belum lagi nama-nama seperti Immanuel Kant, Hegel dan juga Goethe, Adorno, Heine dan Bach, Brecht, Beethoven, dan Brahms yang merupakan penyair dan pemikir yang berasal dari Jerman. Banyak gagasan dan juga berbagai inovasi yang muncul dari universitas di Jerman.

Biaya hidup yang relatif murah

Di semua universitas yang ada di Jerman, setiap mahasiswa nantinya akan diharuskan membayar iuran semester sebesar 200 Euro atau sekitar (2 juta Rupiah) per semesternya. Melalui iuran tersebut kamu nantinya akan di dapatkan kartu Semesterticket yang bisa di gunakan untuk naik transportasi umum secara gratis.

Hal ini tentu akan memudahkan banyak pelajar yang ada di sana selama studi. Menurut statistik, mahasiswa di Jerman rata-rata hanya memerlukan 800 Euro (13 juta Rupiah) setiap bulannya untuk keperluannya selama studi di negara Jerman.

Demikian itulah beberapa alasan kenapa Jerman menjadi negara paling maju di kawasan Uni Eropa. Ada berbagai faktor yang membuat negara Jerman menjadi negara paling maju salah satunya adalah pendapatan, ekonomi serta pendidikan. Semoga dengan artikel ini dapat menambah wawasan anda tentang negara-negara yang ada di kawasan Uni Eropa. Terimakasih.

Fakta menarik Tentang Uni Eropa

Uni Eropa sama halnya seperti kawasan Asean yang ada di Eropa. Uni Eropa yang dimana memiliki banyak sekali kelebihan dan organisasi ini yang ternyata sangat solid dan juga memiliki perekonomian nomor dua terkuat yang ada di dunia setelah negara Amerika Serikat. Uni Eropa yang mengikat negara-negara yang menjadi anggotanya sehingga masyarakat Uni Eropa yang dapat tinggal dan juga bekerja dimana saja selama masih berada di Uni Eropa.

Hal ini yang nantinya akan membuat Uni Eropa terasa seperti satu negara besar meskipun ternyata Uni Eropa yang hanya terdiri dari 28 negara saja yang menjadi bagiannya. Meskipun hal ini terlihat serius, ternyata Uni Eropa yang juga memiliki banyak fakta-fakta menarik. Yang dimana, tujuan awal dibuat Uni Eropa yaitu adalah untuk dapat meningkatkan sebuah kemajuan dalam bidang ekonomi dan juga sosial. Terutama dengan penciptaan pasar bebas, pemerataan dari sektor agen joker123 ekonomi dan moneter termasuk dengan mata uang euro. 

Fakta menarik Tentang Uni Eropa

Untuk sebuah hubungan eksternal keluar, tujuan utama dari dibentuknya sebuah Uni Eropa yaitu adalah untuk lebih menonjolkan sebuah identitas ataupun juga sebuah peranan Uni Eropa yang ada di dalam percaturan internasional. Khususnya sebuah kebijakan bersama di dalam bidang keamanan dan juga di dalam hubungan luar negeri termasuk dengan pembangunan kebijakan pertahanan untuk bersama.

Adapun juga beberapa prinsip-prinsip dasar yang ada dan dianut di dalam Uni Eropa yang dimana adalah menghargai sebuah identitas nasional anggota dan menjunjung hak asasi manusia. Uni Eropa yang juga memiliki sebuah struktur organisasi, yang dimana juga cukup lengkap, Untuk dapat menyokong tiga pilar kerja sama. Namun, ternyata juga tersimpan banyak fakta menarik yang ada dari Uni Eropa, seperti berikut ini. 

Memiliki 24 Bahasa Resmi

Uni Eropa yang memiliki 24 bahasa resmi yang dimana hal ini mewakili semua bahasa resmi dari setiap negara yang telah menjadi anggotanya. Bahasa yang paling umum yang digunakan yaitu adalah Bahasa Inggris, Jerman, dan Prancis. Namun, bahasa lainnya seperti halnya Bahasa Bulgaria, Ceko, Kroasia, Denmark, Estonia, Finlandia, Irlandia, Yunani, Belanda,Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Portugal, Romania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, dan juga negara Swedia yang juga merupakan bahasa resmi Uni Eropa. Pada parlemen Eropa, tentang semua debat, diskusi, konferensi, ataupun juga dokumen, dan transkrip yang resmi dimana juga harus diterjemahkan ke dalam 24 bahasa tersebut dan tidak terkecuali.

Inggris Pernah Dua Kali ditolak Uni Eropa

Negara-negara yang menjadi anggota Uni Eropa, yang dimana tidak dapat dipaksakan untuk tetap menjadi sebuah bagian negara dari Uni Eropa. Setiap negara yang dimana nantinya akan diperbolehkan untuk keluar dari Uni Eropa. Hal tersebut bisa terjadi jika memang mereka yang menginginkannya, seperti yang telah dilakukan oleh negara Inggris. Negara yang ingin keluar, dimana tentunya hanya harus memberitahukan European Council (EC) yang dimana biasanya akan jauh-jauh hari pemberitahuan bahwa mereka yang ingin keluar agar UE yang kemudian dapat mempersiapkan semua hal yang ada berhubungan dengan keluarnya dengan negara tersebut.

Berbicara tentang negara Inggris yang dimana diketahui menjadi negara yang keluar dari UE. Ternyata negara besar tersebut yang bukanlah sebuah negara pendiri Uni Eropa. Ada enam negara yang dimana merupakan pendiri dari Uni Eropa, yaitu adalah Jerman, Prancis, Italia, Belgia, Belanda dan juga Luxemborug. Inggris yang dimana menjadi negara yang baru bergabung pada Uni Eropa yaitu pada tahun 1973. Sebelumnya adalah negara Inggris yang pernah mendaftarkan negaranya untuk dapat menjadi bagian dari Uni Eropa. Dimana diketahui dua kali terjadi pada tahun 1961 dan juga 1963. Namun sayang, pendaftaran tersebut yang kemudian ditolak dua-duanya oleh negara Prancis.

Inggris Bukan Satu-satunya Negara Yang Keluar dari Uni Eropa

Inggris yang dimana juga akan menjadi negara yang secara resmi keluar dari Uni Eropa. Dimana pada tahun 2019 bukanlah satu-satunya negara yang pernah keluar dari Uni Eropa. Ternyata ada dua negara lainnya yang juga pernah keluar dari organisasi ini. Algeria yang dimana dahulu merupakan sebuah bagian dari negara Prancis, dimana setelah merdeka yaitu pada tahun 1962, kemudian memutuskan untuk meninggalkan Komunitas Uni Eropa. Sementara dimana pada tahun 1982, Greenland  yang kemudian melakukan referendum dan pada hasilnya adalah mereka yang keluar dari Komunitas Ekonomi Eropa atau Uni Eropa yaitu pada tahun 1985.

Tisu Toilet Juga Diatur oleh UE

Tisu toilet yang dimana ternyata menjadi salah satu hal yang penting menurut Uni Eropa. Saking pentingnya, dalam hal tisu toilet ini dimana Uni Eropa yang membuat kriteria yang digunakan untuk dapat mengatur material yang dimana boleh digunakan untuk digunakan dalam pembuatan tisu toilet. Kriteria tersebut yang juga ternyata tertulis di atas kertas dan juga panjangnya 60% lebih panjang daripada sebuah tuntutan PBB atas hal hak asasi manusia.

Mana yang Boleh Dimakan? Kuda atau kodok?

Fakta menarik lainya yang ternyata ada di Uni Eropa yaitu adalah kuda yang tidak boleh dimakan di Uni Eropa. Kuda yang karena dianggap sebagai sebuah hewan peliharaan. Sementara juga dengan kodok, terutama kaki kodok, yang diimpor dalam jumlah yang sangat besar dan masuk ke dalam Uni Eropa. Kaki kodok yang dimana telah menjadi bagian dari kuliner Inggris dan juga negara Prancis dalam waktu yang sudah cukup lama.

Antara tahun 7500 sampai dengan tahun 6250 sebelum masehi. Untuk Inggris sendiri yaitu sekitar abad ke 12 untuk Prancis. Karena banyaknya tentang permintaan akan kaki kodok di daerahnya, Uni Eropa yang dimana diketahui tidak mampu menghasilkan permintaan akan kaki kodok yang ada di daerahnya, Uni Eropa, yang tidak mampu menghasilkannya sendiri. Uni Eropa yang diketahui harus mengimpor yaitu lebih dari 10.000 ton kaki kodok untuk setiap tahunnya dari wilayah Asia.

UU tentang Burung Pemakan Bangkai 

Uni Eropa yang juga ternyata memiliki undang-undang yang juga mengatur tentang cara pembuangan bangkai hewan untuk peternakan. Bangkai-bangkai tersebut yang dimana tidak boleh dibuang sembarangan, melainkan harus di buang ke sebuah tempat-tempat tertentu seperti di sebuah peternakan belatung. Meskipun begitu, dimana pada tahun 2009 pemerintah kota Madrid yang kemudian didesak para aktivis lingkungan untuk dapat meminta Uni Eropa yang dapat melonggarkan sedikit tentang undang-undang tersebut. Bangkai-bangkai yang dimana hanya bisa dibuang di tempat tertentu yang membuat burung pemakan bangkai  kemudian kelaparan karena sumber makanan mereka yang kemudian berkurang.

Itulah beberapa peraturan unik yang ada dan dibuat oleh Uni Eropa, Dimana beberapa peraturan tersebut beberapa diantaranya mengatur hal-hal kecil yang ada di negara yang termasuk bagian dari Uni Eropa tersebut. Semoga Informasi ini berguna untuk anda yang sedang mempelajari Uni Eropa. Terimakasih. 

 

Makanan Khas Di kawasan Uni Eropa

Selain menawarkan sebuah budayanya yang sangat beragam, daya tarik dari negara-negara yang berada di benua Eropa yang juga ternyata terletak pada citarasa makanan tradisionalnya. Bagaimana tidak, ada sederet makanan khas Eropa yang berasal dari setiap negaranya yang diketahui sangat terkenal, makanan yang hadir menawarkan sebuah kelezatan yang sangat berbeda. Tak heran jika benua ini pun yang kemudian menjadi makanan yang menjadi incaran para traveler.

Makanan Khas Eropa Yang Terkenal 

Makanan Eropa yang juga sekarang ini sudah sangat terkenal, tidak hanya di tempat asalnya bahkan beberapa makanan yang juga sangat terkenal di berbagai negara lainnya. Dimana beberapa makanan yang mempunyai ciri khas masing-masing dari negara asalnya. Mencicipi citarasa khas masakan yang ada di suatu negara, tentunya menjadi salah satu hal yang sangat menyenangkan.

Terlebih beberapa makanan khas yang ada di berbagai negara selalu mempunyai berbagai macam cerita yang ada. Nah, jika anda senang berkunjung atau juga menjelajahi tempat baru, maka tak ada salahnya juga jika ikut mencoba kulinernya. Nah, mau tau apa saja makanan khas Eropa yang terkenal hingga pada saat ini? Berikut ini adalah menu lengkap masakan khas di berbagai negara dan juga penjelasannya. 

Kroketten

Makanan khas yang pertama yang akan kita bahas yaitu bernama kroketten. Kroketten ini adalah salah satu dari jenis kuliner yang dimana paling wajib dicoba jika anda sedang berada di daerah Amsterdam, Belanda, Eropa barat. Kroketten adalah sebuah jenis makanan yang cepat saji, dengan menggunakan bahan dasar kentang yang ditumbuk yang kemudian akan dicampur dengan daging, lalu akan di bumbui serta juga akan dilumuri tepung roti lalu kemudian digoreng dalam minyak panas. Kuliner halal dan sehat ini tentunya rasanya juga sangat enak. Selain itu Kroketten merupakan sebuah makanan yang mudah ditemukan baik di restoran cepat saji ataupun juga dijual di beberapa vending machine yang biasanya terdapat di ruas-ruas jalan kota. Untuk harga Kroketten ini hanya berkisar €2 atau yang setara dengan 32 ribuan saja.

Frites (Belgia)

Mendengar nama makanan yang kedua ini mungkin, anda tentunya masih sangat asing, namun jika anda melihat gambar maupun juga fotonya, tentunya anda pasti akan langsung akrab dengan kuliner tersebut. Ya, Frites adalah salah satu jenis makanan ringan yang sangat mudah di temukan dan di buat. Frites yang dibuat dengan bahan dasar utamanya adalah kentang.

Frites selain menjadi sebuah cemilan, makanan ini juga merupakan sebuah makanan yang sering di jadikan hidangan pembuka bagi orang Belgia. Frites sendiri adalah sebuah makanan yang umumnya sangat banyak dijual di restoran cepat saji atau juga di beberapa vending machine yang bisanya akan ada di sekitar ruas jalan kota Belgia. Dan untuk dapat menikmatinya, anda hanya perlu merogoh kocek yaitu sekitar €2,50 atau sama dengan 36 ribu saja untuk seporsi Frites. 

Pizza Al Taglio (Roma Italia)

Pizza adalah salah satu dari makanan khas Eropa Selatan yang sangat terkenal, yang dimana makanan ini berasal dari Roma, Italia. Kuliner yang satu ini yang bahkan juga sudah menjadi sebuah menu yang paling favorit. Pizza menjadi menu yang hampir ada dan disukai seluruh masyarakat di belahan bumi, bahkan tak terkecuali dengan negara Korea.

Pizza yang juga menjadi makanan yang termasuk sebagai salah satu dari contoh masakan cepat saji yang dimana biasanya rasanya yang sangat menggugah selera, karena biasanya Pizza diberi aneka macam topping pilihan. Dimana ada satu tempat yang menyajikan hidangan pizza al taglio yang terbaik yang ada di Roma yaitu adalah Otto di Via Giuseppe Donati. Di restoran ini, dimana untuk harga satu porsi pizza yang biasanya hanya dibanderol dengan harga €1,20-€1,80 atau setara 19-28 ribu untuk per porsinya.

Currywurst (Berlin)

Currywurst adalah salah satu dari sebuah hidangan yang cepat saji yang berasal dari jerman yang dimana bahan utamanya yang terdiri dari sosis babi goreng, steamed dan juga menggunakan saus kari. Menu ini yang biasanya akan disajikan dengan menggunakan kentang goreng dan juga jenis minuman soda, yang biasanya akan disantap oleh masyarakat Berlin.

Bagi Sahabat yang juga ingin mencicipinya, dimana ada satu tempat juga yang paling terkenal, dengan citarasanya  yaitu adalah Curry&Co di kawasan  Dresden, Louisentrasse, distrikt Neustadt. Selain rasanya yang sangat terkenal enak, harganya pun yang juga murah, yaitu berkisar €2,50-€3,30 atau yang setara dengan 39-52 ribu saja. Tak heran, jika restoran ini pun yang setiap harinya pengunjung yang selalu antri setiap harinya.

Gelato (Florence Italia)

Makanan khas Eropa selatan satu ini juga menjadi jenis kudapan dengan cita rasa manis yang sangat di sukai hampir dengan semua kalangan umur, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahan utama untuk membuat gelato sendiri yaitu biasanya akan terbuat dari susu dan gula. Kudapan ini, memiliki teksturnya sangat mirip dengan es krim.

Namun, hanya saja Gelato ini mengandung lebih sedikit udara serta juga sangat rendah lemak. Gelato sendiri yang juga kerap akan dijadikan sebagai salah satu dari menu penutup ataupun juga kudapan pada saat sedang berjalan santai sambil menikmati udara yang ada di Florence. Untuk mendapatkannya, anda yang juga bisa datang ke Gelateria atau juga toko penjual gelato yang ada banyak tersebar di kota Florence. Dan Untuk harganya sendiri yang cukup murah, yaitu hanya €1-€2 atau yang setara dengan 15 hingga dengan 30 ribuan saja.

Crepes (Paris Perancis)

Nah, Untuk amakanan yang satu ini adalah jenis kue yang sangat tipis, namanya adalah Crepes. Makanan ini adalah jenis dari makanan manis dan juga lezat. Kue yang bentuknya berupa pancake ini sendiri yang terbuat dari adonan tepung yang dimana kemudian akan disajikan bersama dengan beberapa bahan tambahan yang lainnya yaitu seperti gula atau galai. Bagi anda yang ingin menikmati, dimana ada satu tempat yang sangat terkenal dan juga sangat recomend untuk anda, yaitu kedai Chez Alain Miam yang berada di kawasan Marche Des Enfants Rougas, Paris. Di lapak ini dimana harga crepes yang dikenai hanya sekitar €8 atau setara dengan 110 ribuan saja.

Fried Herring Sandwich (Stockholm Swedia)

Nah, sajian unik yang berikutnya ini adalah sebuah makanan khas Eropa utara. Makanan ini yang berasal dari daerah Stockholm, di Swedia. Kuliner yang satu ini terbuat dari bahan dasar ikan, bawang putih, acar, saus kental krim dan juga remoulade. Bagi anda yang ingin menikmati sebuah citarasa terbaik, maka anda bisa datang ke Nystekt Strommina. Kios kecil yang letaknya berada di luar stasiun kereta Slussen ini menjual makanan ini dan membanderol Fried Herring yang  hanya sekitar Rp.38.000-Rp.48.000/porsi.

Banitza (Bulgaria)

Nah, Banitza adalah salah satu dari jenis makanan pokok yang dimakan oleh masyarakat Bulgaria. Makanan ini adalah makanan yang berwujud kue kering mirip dengan kue pai dan  mempunyai rasa gurih. Kudapan tersebut yang dimana menggunakan bahan dasarnya telur atau juga yoghurt serta juga keju. Makanan khas Eropa timur yang dimana akan berasal dari daerah Bulgaria ini  yang dimana sangat mudah untuk dapat ditemukan di toko roti lokal. Mengenai harganya sendiri, biasanya makanan ini yang hanya berkisar 20 hingga dengan 30 ribuan saja per bijinya.

Itulah beberapa makanan yang ada di Eropa yang kelezatannya sudah sangat terkenal, tidak hanya terkenal di Eropa dan juga di negara asalnya. Beberapa makanan juga terkenal di seluruh dunia dan di gemari banyak orang, bahkan beberapa makanan yang dibuat dengan menyesuaikan negara tempat makanan tersebut di jual.

Kumpulan Dampak Corona Di Uni Eropa

Kasus dari datangnya virus Corona ini masih menyebar di belahan dunia dengan Negara sekitarnya. Yang dimana, sudah pasti akan berdampak jauh bagi Negara yang terkena impasnya tersebut. Termasuk lagi Negara Uni Eropa ini. Sebenarnya si beberapa Negara yang ada sudah mulai kondusif dari adnya virus Corona ini, namun dinyatakan belum stabil dari kondisi pemerintahan Negara tersebut. Berita terbaru , Negara Vietnamlah yang bisa meminimalisir keadaan Virus Corona dengan cepat. Bisa diakui, pemerintahan di sana bagus dalam menerapkan social distancing dan sebagainya demi kelangsungan hidup masyarakatnya yang baik ini.

Kumpulan Dampak Yang Diterima Uni Eropa Karena Corona

Kasus 1 – Italia terang-terangan meminta Bailout terhadap Uni Eropa

Di lansir langsung mengenai Perdana Menteri Italia yang bernama Giuseppe Conte yang memang meminta langsung kepada Uni Eropa di dalam penggunaan sebuah dana dalam penyelamatan Bailout dalam mengurangi sebagian dampak bagi gejolak perekonomian dan adanya pandemic virus Corona ini yang langsung menyerang dunia, melewati Negara China terlebih dahulu.

Untuk dalam sebulan terakhir pun Italia meamng tergolong sebagai Korban Tewas dengan mencapai 3.405 jiwa yang dimana lebih dari 41.000 lebih kasus ini melampaui kematian di Negara China dengan korban jiwa sekitaran 3.253 jiwa.

Negara Eropa di bagian Selatan ini sudah melakukan sebuah lockdown, yang sudah berlangsung lebih dari seminggu lamanya. Perdana menterinya ini sendiri sudah mengatakan bahwasannya Uni Eropa harus menggunakan adanya dana  setempat agar sekiranya dalam angka 500 miliar Euro atau bisa di setarakan langsug dengan mata uang Indonesia senilai Rp. 8.085 Triliun. Hal ini sudah di data langsung dari adanya sebuah puncak krisis utang di Negara Eropa dalam 1 dekade terakhir. Dari sini pun sang menteri keuangan di Negara Italia bernama Roberto Gualiteri sudah menegaskan langsung bahwasannya di tengah kondisi virus ini berlangsung memakai alat-alat ekonomi dengan berbagai cara yang sungguh Inovatif.

Sebelumnya juga kementrian keuangan dari Italia sudah mencetuskan adanya sebuah kemungkinan pada sebuah pnerbitan surat utang yang bersamaan langsung di Eropa. Penerbitan surat ini sendiri memiliki sebuah sifat yang sangatlah sensitive dikarenakan, dilihat secara teknisnya si bisa menggabungkan adanya sebuah utang Negara Eropa ini menjadi sebuah ikatan bersama. Untuk itu, Negara Belanda, lalu Jerman dan juga Finlandia ini sendiri sudah mewaspadai akan sebuah integrasi yang lebih lanjut lagi mengenai sebuah ekonomi corona yang sedang melanda saat ini.

UE Sempat Ribut Masalah Biaya Imbas Dari Corona

Negara di Negara UE ini memang memiliki sebuah pendapat berbeda dari penyepakatan dalam penanggulangan dari virus Corona ini terhadap perekonomian UE sendiri. Langkah awal sendirid ari UE ini ialah dengan memberikan adanya sejumlah dana yang memang besar untuk bisa menolong adanya sebuah bisnis dan juga tenaga kerja dari sebuah virus Corona. Dari sini pun juga Bank Sentral Eropa juga sudah meluncurkan adanya ratusan miliar ke pasar agar dapat mencegah adanya krisi keuangan yang baru.

Namun, ada juga mengenai pandangan berbeda dari datangnya Kanselir Jerman Angela Merkel yang sudah di dukung langsung dari pemimpin Austria dan juga Negara Beladna. Dimana, Negara ini sendiri tidaklah menolak adanya sebuah berita dari surat utang yang di terbitkan pada level UE sendiri yang dikhawatirkan akan memiliki dampak kepada sebuah pembayaran pajak yang jauh lebih besar dan juga sudah di tanggung oleh keseluruhan anggota itu sendiri.

Walau dalam hal ini para ekonom ini sudah mengadakan adanya sebuah penetapan dari tingkat sebuah bunga pinjaman yang memang wajar bagi Negara-negara yang saat ini terpaparkan langsung karena adanya virus corona ini . akan tetapi, dari sini terdapat 9 merkel yang jelas menolak adanya penerbitan sebuah surat utang tersebut.

Dari sini pun Merkel pun juga mengusulkan adanya sebuah pencairan dana dengan sebesar 7,425,8 triliun rupiah atau per kursnya di angka 16.356 dengan tersisa di ESM. Dana ini sendiri emamng telah membantu Negara selama adanya krisis utang UE dalam jangka waktu 8 tahun silam.

Yang terjadi ialah, Negara Eropa yang ada di bagian Selatan marah mengenai ide tersebut. Disini dimana , penggunaan dana ESM itu sendiri jauh lebih hemat di bandingkan dari adanya penerbitan surat utang. Sementara ii juga masih adanya dana terkait dengan adanya sebuabh pinjaman Bailout ke Negara Yunani , lalu Siprus, Portugal sampai ke Irlandia.

Kurang Lebih Ekonomi UE Akan Terkoreksi Sebesar 10%

Dilanjutkan lagi dari adanya Ekonomi UE ini yang masih masuk kedalam masa-masa gelap dengan memiliki sebuah skala yang terjadi di masa sebelumnya. Dari salah satu situs ini juga sudah mengukur sebuah sector dari jasa serta manufaktur dengan cara mengindikasikan kontraksi tahunan dengan besaran persen sebesar 10%. Dan untuk hal ini sendiri sudah di tunjukkan langsung melalui sebuah penuruan pada konsumen serta ketenagakerjaan dan juga bisnis.

Sempat mencapai penuruan yang terjadi sekitaran 29,7 pada bulan maret lalu yang dimana ini menjadi sebuah penurunan drastic dengan Indeks jauh pada bulan Februari tahun 2020 yang dimana memiliki nilai 51,6.  Disini pun adan beberapa hal yang bisa mengindikasi terjadinya sebuah kontraksi dengan semua Negara di Uni Eropa dengan adanya Indeks yang rendah.

Disini bisa dilihat untuk sector yang ada seperti sector jasa, lalu ada juga sector dalam perhotelan dan juga restoran mencapai kemerosotan di angka 26,4 dan untuk salah satu negaranya juga mengalami sebuah penuruan terbesar yakni 17,4 di Negara Italia.

Dari emmburuknya para kinerja di bidang Industri jasa ini sudah menunjukan jelas bahwasannya wabah dari Covid-19 itu sendiri juga sudah cukup di dalam bisnis pariwisata dengan rekreasinya. Hamper sudah di ke seluruhan Negara UE ini juga memperpanjang adanya sebuah pemberlakuan bagi status darurat dengan adanya kesehatan seiring dari meningkatnya sebuah kasus positif mengenai wabah Virus Corona ini.

UE Menerapkan Peraturan Mengenai Perlindungan Pekerja Yang Terkena Dampak Dari Virus Corona

UE sendiri memang ingin mengumumkan sebuah rencana untuk bisa mencegah adanya sebuah bisnis di Negara yang memiliki dampak terhadap virus corona ini yang tidak akan memecat adanya para pekerja yang diaman saat mereka benar-benar sedang berjuang untuk bisa memenuhi sebuah kebutuhan hidup meres sendiri denagn keluarga mereka. menurut Presiden disana, membantu adanya masyarakat agar nanti bisa untuk melanjutkan sebuah kehidupan dari pekerjaan ini menjadi sebuah permintaan yang meningkat dan terhitung juga pnting untuk bisa memulai adanya mesin Ekonomi di UE sendiri tanpa memiliki sebuah penundaan lagi.

Memang belum ada hasil akhir yang pati, akan tetapi juga sudah ada tulisan yang dilansir oleh salah satu situs yang menyebutkan Von Der Leyen jika nantinya tidak ada sebuah pesanan maka tidak aka nada sebuah guncanagn pelerjaan eksternap dan dengan begini mereka semua tidak mesti dilakukannya sebuah pemecatan terlebih dahulu.